Sabtu, 18 Maret 2017

Resep Membuat Selai Buah Durian yang Enak

Durian adalah buah yang unik. Selain karena disebut sebagai raja buah, buah ini memiliki banyak penggemar dan pembenci. Bagi Anda yang menyukai buah ini, terbayangkah jika buah ini dibuat menjadi selai?

Mungkin memang terdengar aneh, namun memang ada saja ide kreatif bagi para pecinta kuliner. Buah durian sendiri dinamakan sesuai dengan penampilannya yang berduri. Dengan penampilan kulitnya saja, orang sudah bingung untuk mencari cara membuka dan memakan isinya. Nah, kali ini akan dibahas mengenai versi si raja buah yang lebih mudah dimakan, yaitu dengan cara mengolahnya menjadi selai buah.


Resep Membuat Selai Buah Durian


Resep dan Cara Membuat Selai Buah Durian

Meski mendapat pro dan kontra, banyak ahli yang mengatakan bahwa buah ini memiliki banyak manfaat. Namun, ada juga kerugian yang didapat jika terlalu banyak memakannya. Maka dari itu, akan lebih baik jika memakannya sedikit-sedikit namun teratur. Tentunya akan lebih sehat, bukan?

Kira-kira bagaimanakah cara agar bisa mengonsumsinya sedikit demi sedikit namun teratur? Ya, dengan membuatnya menjadi selai buah durian. Selai ini bisa dimakan dengan berbagai penganan manis, seperti kue serabi, pukis, atau malah menjadi olesan roti tawar. Bagi yang penasaran, simak saja bahan-bahan dan cara membuatnya berikut ini.

Bahan-bahan:

  • Buah durian yang sudah dipisahkan dari biji dan kulitnya, sebanyak 500 gram. Durian yang digunakan bisa yang masih mengkal ataupun yang sudah matang
  • Pasta durian, atau essence durian sebanyak satu sendok teh
  • Air sebanyak 200 ml, ukurlah memakai gelas pengukur
  • Gula pasir sebanyak 200 gram
  • Tepung maizena sebagai pengental, sebanyak 10 gram

Cara membuat:

  1. Haluskan buah durian dengan blender.
  2. Selama memblender, rebuslah air dalam panci, masukkan gula. Masak hingga mendidih.
  3. Setelah buah durian menjadi halus, masukkan ke dalam panci berisi rebusan air dan gula.
  4. Aduk hingga rata, tunggu hingga mendidih dan meletup-letup.
  5. Tambahkan pasta atau essence durian dan tepung maizena. Tepung maizena akan menggumpal jika dimasukkan begitu saja, jadi sebelum dimasukkan larutkan dengan sedikit air, baru masukkan larutan tersebut ke dalam rebusan.
  6. Aduk hingga semuanya merata, tunggu hingga kandungan airnya berkurang dan selai menjadi agak kering.
  7. Selanjutnya angkat selai dan tunggu hingga dingin.
  8. Masukkan ke dalam toples, selai durian pun siap disajikan setiap saat.

Itulah cara membuat selai buah durian yang enak. Bagi pecinta buah durian, maka resep ini sangat cocok untuk Anda coba di rumah.

Jumat, 17 Maret 2017

Cara Praktis Membuat Selai Jeruk yang Nikmat

Jeruk adalah buah yang cukup digemari oleh semua orang. Rasanya yang asam manis, serta kandungan vitamin C-nya sudah menjadi ciri khas yang tidak bisa dipisahkan dari buah ini. Anda mungkin pernah mendengar selai buah jeruk yang bernama marmaled. Apakah marmalade itu, dan bagaimanakah cara membuatnya?

Marmalade adalah salah satu jenis selai jeruk yang berasal dari Inggris. Biasanya selai yang satu ini digunakan sebagai olesan dalam berbagai masakan barat. Misalnya untuk olesan roti manis, atau malah dijadikan campuran saus. Unik, bukan?


Resep Membuat Selai Buah Jeruk


Cara Membuat Selai Jeruk

Resep selai buah jeruk yang satu ini akan dibagikan kepada Anda. Cara membuatnya tidak sulit. Namun, tergantung kemauan dan selera Anda, selai ini juga menyertakan kulit buah jeruk dalam pembuatannya. Berikut bahan-bahan dan cara pembuatannya:

Bahan-bahan:

  • Jeruk sunkist yang sudah matang, sebanyak 3 buah
  • 250 gram gula pasir
  • Air sebanyak 500 ml
  • Jeruk lemon sebanyak satu buah

Sebagai bahan pertimbangan, usahakan jeruk sunkist yang digunakan memiliki ukuran dan tingkat kematangan yang sama, karena akan mempengaruhi rasa manisnya yang dihasilkan.

Cara membuat:

  1. Kupas semua buah jeruk, baik sunkist maupun lemon menggunakan peeler atau pisau biasa.
  2. Setelah dikupas, cuci dan bersihkan buah jeruk dari bagian kulit yang putih. Lalu, jika dalam buah jeruk terdapat biji, hilangkan bijinya terlebih dahulu.
  3. Potong-potong buah jeruk yang sudah dikupas, begitu pula dengan kulitnya.
  4. Siapkan panci, rebus air hingga mendidih, lalu masukkan jeruk dan kulit jeruk yang sudah dipotong-potong.
  5. Tunggu hingga kulit jeruk menjadi empuk, baru masukkan gula. Aduk hingga rata.
  6. Masak selai hingga mengental, jika tidak ingin ada bagian yang gosong, pastikan terus mengaduknya. Perhatikan juga besar kecilnya api, jangan terlalu besar ataupun kecil agar lebih matang merata.
  7. Setelah kental, angkat selai dan tunggu hingga dingin. Setelah itu, selai bisa dimasukkan ke dalam toples atau wadah lainnya lalu tutup rapat. Setelah itu, masukkan ke dalam kulkas.
  8. Selai jeruk siap untuk dinikmati.
Bagaimana mudah bukan cara membuat selai jeruk ini? Marmalade ini bisa digunakan untuk berbagai olesan, mulai dari roti, kue, hingga saus untuk masakan. Anda bisa menghidangkannya untuk sarapan bersama keluarga. Selamat berkreativitas dan selamat mencoba!

Kamis, 16 Maret 2017

Resep Membuat Selai Buah Apel yang Enak

Roti akan terasa lebih nikmat saat disajikan dengan olesan selai buah. Dan salah satu buah yang bisa dibuat menjadi selai lezat adalah apel. Banyak orang yang penasaran dengan cara pembuatan selai buah apel, karena cita rasanya yang unik dan enak. Apalagi selai ini juga sangat disukai oleh banyak orang, baik anak-anak hingga dewasa.


Resep Membuat Selai Buah Apel


Resep Selai Buah Apel

Cara membuat selai buah apel tidak begitu sulit dan bahan-bahannya juga sangat mudah didapatkan. Sehingga tak ada salahnya bukan jika Anda mencoba untuk membuatnya sendiri di rumah? Memang, ada banyak toko atau minimarket yang menjual berbagai macam selai buah, termasuk apel. Tapi jika bisa membuatnya sendiri, mengapa tidak?

Seperti yang sudah kita ketahui sebelumnya, sekarang ini banyak sekali makanan yang dibuat dengan bahan pengawet dan gula buatan yang tentunya tidak baik untuk tubuh. Oleh karena itu, Anda dan keluarga patut untuk waspada. Untuk mengantisipasinya, Anda tetap bisa menikmati enaknya selai apel dengan cara membuatnya sendiri di rumah. Berikut ini adalah bahan-bahan dan cara membuat selai buah apel.

Bahan-bahan:

  • 6 buah apel segar
  • 1.5 cangkir gula
  • 1 sdm jeruk lemon atau jeruk nipis

Cara membuat:

  1. Hal pertama yang perlu Anda lakukan untuk membuat selai buah apel adalah mengupas apel terlebih dahulu kemudian dihaluskan seperti jus. Setelah buah apel benar-benar halus, tambahkan dengan jus lemon serta gula. Anda yang memiliki penyakit diabetes sebaiknya tidak terlalu banyak menggunakan gula atau bisa digantikan dengan gula jagung yang rendah glukosa.
  2. Selanjutnya, masukkan semua bahan yang sudah dicampurkan tadi ke dalam panci. Masaklah  dengan api kecil sambil mengaduk-aduk selai dengan gerakan yang beraturan. Lakukan hal ini agar selai bisa matang sempurna dan tercampur rata.
  3. Setelah beberapa menit memasak, selai buah apel setengah jadi ini akan memiliki busa atau buih terutama jika sudah mendidih. Oleh karena itu, hal yang perlu Anda lakukan adalah menyaring selai buah tersebut hingga busanya menghilang. Lakukan penyaringan ini sambil memasaknya di panci.
  4. Apabila busa sudah menghilang dan selai sudah berubah warna kecoklatan, angkat dan biarkan hingga selai dingin. Terakhir, Anda kemas selai buah apel ini pada toples kaca yang kedap udara. Gunakan hanya toples kaca agar selai buah lebih awet dan sehat. Untuk penyimpanannya, ada baiknya jika Anda menyimpan di dalam lemari es agar tidak mudah basi dan menjamur.
Demikian ulasan terkait resep selai buah apel. Semoga ulasan ini bermanfaat untuk Anda dan selamat mencoba membuatnya sendiri di rumah.

Rabu, 15 Maret 2017

Cara Membuat Selai Buah Belimbing yang Lezat dan Praktis

Tak hanya enak dibuat menjadi jus atau dimakan secara langsung, buah belimbing juga cocok diolah menjadi selai. Rasanya yang asam manis membuat selai buah belimbing ini begitu lezat. Apalagi jika dicampurkan dengan roti kering atau roti tawar untuk menemani sarapan di pagi hari. Maka Anda dan keluarga dapat menjalani aktivitas dengan lebih bertenaga.

Selain enak, buah ini memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan tubuh. Pasalnya, belimbing mengandung berbagai vitamin dan mineral yang sangat berkhasiat untuk menjaga daya tahan tubuh, menyehatkan mata, mengontrol tekanan darah dan kolestrol, meningkatkan metabolisme tubuh, menjaga kesehatan kulit dan lain sebagainya. Maka tak heran jika banyak orang yang menyukai selai buah belimbing ini.


Resep Membuat Selai Buah Belimbing


Resep dan Cara Membuat Selai Buah Belimbing

Memang, membeli selai buah di luar jauh lebih mudah dan praktis. Tapi, Anda tentunya tidak bisa memastikan secara betul komposisi selai yang dijual di pasaran bukan? Karena bisa jadi gula yang digunakan adalah gula buatan yang sangat berbahaya untuk tubuh dalam jangka waktu yang panjang. Maka dari itu, membuat selai buah sendiri di rumah adalah pilihan terbaik. Berikut ini adalah bahan-bahan yang diperlukan serta cara membuat selai buah belimbing yang mudah dan praktis.

Bahan-bahan:

  • 4 buah belimbing
  • 2 buah jeruk segar
  • 1/4 cangkir gula

Cara membuat:

  1. Cuci bersih belimbing menggunakan air yang mengalir. Selanjutnya, bersihkan bagian tepi kulit belimbing, lalu potong tipis-tipis buah belimbing dan buang bijinya. Kemudian, hancurkan dengan blender.
  2. Selanjutnya, belah buah jeruk menjadi dua bagian, lalu peras dan saring airnya.
  3. Masukkan buah belimbing dan perasan air jeruk ke dalam panci. Kemudian tambahkan juga gula pasir ke dalam panci tersebut.
  4. Masak buah belimbing dan air jeruk selama setengah jam menggunakan api sedang sembari diaduk-aduk secara perlahan.
  5. Setelah selai buah belimbing sudah matang, Anda biarkan hingga dingin. Lalu masukkan ke dalam toples kaca agar bisa awet hingga 3 sampai 5 hari.
Demikian ulasan mengenai resep membuat selai buah belimbing yang mudah dan praktis. Semoga resep di atas bisa dijadikan referensi untuk Anda yang ingin membuatnya sendiri di rumah. Selamat mencoba!

Selasa, 14 Maret 2017

Cara Membuat Selai Pepaya yang Lezat

Pepaya memiliki banyak sekali kandungan yang bermanfaat untuk tubuh, beberapa diantaranya adalah vitamin A,  B, C, kalsium, niacin, zat besi, kalium, fosfor, protein dan lain sebagainya. Selain lezat dikonsumsi secara langsung, buah ini juga bisa diolah menjadi selai yang lezat.

Selai pepaya merupakan salah satu makanan pelengkap untuk kue kering, roti dan aneka makanan lainnya. Selai yang terbuat dari buah pepaya ini memiliki cita rasa yang lezat dan tekstur yang lembut sehingga sangat terasa nikmat di lidah.


Resep Membuat Selai Pepaya


Resep dan Cara Membuat Selai Pepaya

Pada dasarnya, cara membuat selai pepaya tidak jauh berbeda dengan selai buah lainnya. Agar selai yang dihasilkan bercita rasa lezat, buah pepaya yang digunakan harus benar-benar matang. Dengan begitu, selai buatan Anda akan terasa manis dan lezat. Bagi Anda yang tertarik untuk membuat selai pepaya, berikut ini adalah bahan-bahan dan cara pembuatannya.

Bahan-bahan:

  • 1 buah pepaya yang sudah matang
  • Air dingin  
  • Gula pasir secukupnya
  • Air hangat
  • Garam secukupnya

Cara membuat:

  1. Belah buah pepaya matang menjadi dua bagian. Lalu, keluarkan semua biji yang ada di dalamnya hingga benar-benar bersih. Selanjutnya, potong-potong kecil menggunakan pisau dan bersihkan dengan air bersih hingga getah pepaya sudah tidak ada lagi.
  2. Langkah selanjutnya, rendam buah pepaya yang sudah dipotong tadi ke dalam panci yang sudah diisi dengan air hangat. Tambahkan garam secukupnya. Lalu, diamkan selama 5 menit.  
  3. Apabila sudah direndam, angkat buah pepaya tadi lalu tiriskan sampai tidak ada air rendaman yang menetes lagi. Jika sudah kering, Anda parut atau blender buah pepaya tadi dan letakkan di dalam panci untuk dimasak. Saat memasak buah pepaya, Anda tambahkan gula pasir secukupnya (sesuai selera). Selai tentunya akan terasa enak saat disajikan dengan rasa yang manis.
  4. Masak selai buah pepaya dengan api yang sedang sembari diaduk terus. Anda harus tetap mengaduk agar selai yang sedang dimasak tidak menggumpal dan bisa matang secara merata. Jika selai sudah berubah warna menjadi cokelat dan mengental, maka saatnya untuk Anda mengangkat selai tersebut.
  5. Selanjutnya dinginkan selai terlebih dahulu. Apabila sudah dingin, tuangkan pada toples kaca kedap udara. Pastikan jika toples tersebut memang tertutup agar selai bisa awet dalam waktu yang lama. Sekarang, Anda bisa mengoleskan selai lezat ini pada roti atau makanan lain sehingga rasanya akan semakin lezat dan menggugah selera.

Bagaimana cara membuat selai buah pepaya di atas sangat mudah bukan? Apalagi bahan-bahannya juga sangat mudah ditemukan di pasar tradisional atau minimarket terdekat. Sekian ulasan terkait dengan resep selai pepaya. Semoga resep di atas bisa dijadikan sebagai referensi untuk Anda yang ingin membuatnya sendiri di rumah.

Minggu, 12 Maret 2017

Aneka Resep Selai Buah yang Bisa Anda Buat Sendiri Di Rumah

Kata selai berasal dari bahasa Perancis selei. Selai bisa diolah dari sayuran dan buah-buahan. Namun, sebagian besar selai di Indonesia menggunakan buah-buahan. Buah-buahan yang dimanfaatkan untuk membuat selai buah adalah buah tropis seperti nanas, pisang, buah naga dan sebagainya. Jika Anda ingin membuat selai dari buah tersebut, berikut ini adalah aneka resep selai buah yang bisa Anda buat sendiri di rumah.


1.  Resep Selai Buah Naga


Resep dan Cara Membuat Selai Buah Naga

Bahan-bahan:

  • Buah naga sebanyak 300 gram
  • Gula pasir sebanyak 3 sdm atau sesuai selera
  • Air jeruk nipis atau lemon sebanyak 1 sdm
  • Garam secukupnya

Cara membuat:

  1. Hancurkan buah naga menggunakan garpu. Kemudian masukkan ke dalam panci bersama gula pasir, air jeruk nipis atau lemon dan garam.
  2. Kemudian masak dengan api sedang sembari diaduk-aduk hingga mengental. Untuk kekentalannya silahkan sesuaikan dengan selera Anda.
  3. Jika sudah matang, silahkan angkat lalu dinginkan.
  4. Selanjutnya, masukkan ke dalam toples kedap udara. Agar selai buah naga bertahan lebih lama Anda bisa menyimpannya di dalam kulkas.


2.  Resep Selai Strawberry


Resep dan Cara Membuat Selai Strawberry

Bahan-bahan:

  • Strawbery sebanyak 2 kotak
  • Gula pasir sebanyak 500 gram atau sesuai selera
  • Garam 1/4 sdt
  • Buah lemon 1/2, peras dan ambil airnya 

Cara membuat:

  1. Cuci buah strawberry dan buang tangkainya, lalu potong kecil-kecil.
  2. Masukkan buah strawberry bersama bahan lainnya ke dalam wajan atau panci. Kemudian, masak dan aduk terus menerus hingga meletup-letup.
  3. Jika air sudah menyusut, angkat dan dinginkan. Lalu, masukkan ke dalam toples kedap udara. Simpan dalam kulkas.
  4. Selai strawberry bisa dinikmati kapan saja.


3.  Resep Selai Nanas


Resep dan Cara Membuat Selai Nanas

Bahan-bahan:

  • Nanas sebanyak 4 buah, yang sudah diparut
  • Gula pasir sebanyak 250 gram
  • Kayu manis sebanyak 1 sdm / batang
  • Bubuk agrasa sebanyak 1 bungkus

Cara membuat:

  1. Masukkan buah nanas yang sudah diparut ke dalam panci, lalu masak.
  2. Setelah airnya berkurang setengahnya, tambahkan gula pasir, kayu manis dan bubuk agrasa.
  3. Aduk terus menerus sampai selai mengental.
  4. Jika sudah mengental silahkan angkat dan dinginkan.
  5. Setelah itu, masukkan ke dalam toples kedap udara dan simpan di dalam kulkas.

   

4.  Resep Selai Srikaya Pandan


Resep dan Cara Membuat Selai Srikaya Pandan

Bahan-bahan:

  • Santan sebanyak 200 ml
  • Kuning telur sebanyak 4 butir
  • Gula pasir sebanyak 50 gram
  • Gula merah sebanyak 50 gram
  • Endapan daun pandan sebanyak 3 sdm

Cara membuat:

  1. Pertama-tama kocok kuning telur, lalu sisihkan.
  2. Masukkan santan, gula dan pasta pandan ke dalam panci, masak hingga mendidih menggunakan api kecil.
  3. Kemudian, ambil sebagian santan yang sudah mendidih untuk dicampurkan ke kocokan kuning telur, aduk hingga merata.
  4. Setelah itu tuang kembali ke sisa santan tadi, masak sembari diaduk-aduk sampai mengental kurang lebih sekitar 10 menit.
  5. Setelah mengental, angkat dan dinginkan.
  6. Masukkan ke dalam toples yang kedap udara.
  7. Simpan dalam kulkas agar selai srikaya pandan tahan lebih lama.


5.  Resep Selai Pisang


Resep dan Cara Membuat Selai Pisang

Bahan-bahan:

  • Pisang ambon sebanyak 10 buah
  • Air sebanyak 100 ml
  • Susu kental manis sebanyak 2 sachet
  • Gula pasir sebanyak 200 gram atau sesuai selera
  • Coklat bubuk sebanyak 2 sdm, yang sudah dicairkan dengan air
  • Maizena sebanyak 1 sdm, yang sudah dicairkan
  • Mentega sebanyak 2 sdm

Cara membuat:

  1. Langkah pertama, yaitu hancurkan pisang ambon dengan cara diblender.
  2. Setelah itu campurkan dengan susu kental manis dan gula, masak sampai meletup-letup.
  3. Kemudian tambahkan tepung maizena dan coklat. Masak terus hingga mengental, lalu tambahkan mentega.
  4. Angkat dan dinginkan.
  5. Masukkan ke dalam toples dan simpan di dalam kulkas.

Berbagai macam selai-selai di atas bisa dimanfaatkan untuk membuat produk olahan lain seperti kue kering, pisang aroma, snack jajanan dan lainnya. Anda juga bisa memakan roti atau pancake dengan salah satu jenis selai di atas. Selain itu, Anda juga bisa mengombinasikan 2 atau lebih buah untuk menjadi selai yang unik seperti selai dari buah naga dan sirsak.

Demikian beberapa info seputar selai buah serta cara pembuatannya yang mudah untuk diikuti. Bahan yang dibutuhkan untuk membuat pun cukup mudah didapatkan. Apakah Anda tertarik membuat inovasi rasa dari selai-selai tersebut? Selamat mencoba dan berkreasi dengan buah favorit Anda.

Minggu, 05 Maret 2017

15 Manfaat Bengkoang Untuk Ibu Hamil

Pada dasarnya, bengkoang yang oleh masyarakat Indonesia dikenal sebagai buah ini sebenarnya merupakan umbi tanaman yang berasal dari dataran Meksiko. Dalam bahasa Inggris, umbi buah ini dikenal dengan nama jicama atau yam bean. Bagaimana dengan manfaat bengkoang untuk ibu hamil? Berikut beberapa informasinya.


Berbagai Manfaat Bengkoang Untuk Ibu Hamil


Manfaat Bengkoang Untuk Ibu Hamil

Dalam bidang kecantikan, Anda pasti telah menjumpai banyak produk perawatan dan kecantikan seperti scrub, lotion dan sebagainya yang menggunakan bahan utama bengkoang. Hal ini, karena buah ini mengandung banyak mineral dan vitamin yang baik untuk kulit. Namun, faktanya ada banyak pula manfaat dari bengkoang yang bisa didapatkan oleh ibu hamil yang mengonsumsinya, diantaranya:

1.  Mengatasi Lemas dan Lemah Selama Masa Kehamilan

Manfaat yang pertama adalah mengatasi lemas dan lemah selama masa kehamilan. Pada awal masa kehamilan, wanita umumnya akan mengalami lemas dan mudah lelah sehingga tidak heran jika terkadang ada kasus kehamilan yang baru diketahui, karena wanita tersebut pingsan. Agar selanjutnya masalah yang sama tidak terjadi kembali, bengkoang ini perlu dikonsumsi.

2.  Membantu Pembentukan Jaringan Saraf Pada Janin

Selain berguna bagi calon ibu itu sendiri, bengkoang yang dikonsumsi oleh ibu hamil juga berguna untuk membantu proses pembentukan jaringan saraf pada janin yang berada dalam kandungan. Hal ini, karena salah satu nutrisi dari bengkoang, yaitu folat. Dengan asupan folat alami yang cukup untuk janin, masalah yang berkaitan dengan kelainan saraf pun bisa diminimalisir.

3.  Mencegah Anemia Terutama Di Awal Kehamilan

Pada awal kehamilan, tidak sedikit ibu hamil yang terlihat pucat. Hal ini bisa dikarenakan ia memiliki anemia atau kekurangan sel darah merah. Agar anemia tidak berakibat hingga menyebabkan pingsan, ibu yang sedang hamil harus mengonsumsi makanan yang baik untuk produksi sel darah merah seperti bengkoang ini. Kandungan zat besi di dalamnya akan mengatasi masalah anemia yang dialami ibu hamil.

4.  Mengatasi Masalah Kulit Pada Wanita Hamil

Satu dari sekian banyak khasiat bengkoang untuk wanita hamil adalah mengatasi masalah kulit yang biasa terjadi pada ibu hamil. Ketika hamil, kulit bagian perut biasanya akan menunjukkan stretch mark sedangkan bagian tungkak kaki akan terlihat pecah-pecah, karena beban tubuh yang semakin berat. Untuk mengatasinya, bengkoang dengan minyak zaitun dan lainnya perlu diaplikasikan ke bagian tersebut.

5.  Membantu Menetralkan Asam Lambung

Apabila wanita hamil memiliki masalah pencernaan seperti mual dan asam lambung, bengkoang yang segar bisa digunakan sebagai makanan alami untuk mengatasi masalah kesehatan tersebut. Dengan nutrisi yang terkandung di dalam buah ini, rasa sakit akibat masalah pencernaan tersebut bisa lebih dikurangi. Hal ini juga dianggap lebih baik dibandingkan menggunakan obat kimia yang membahayakan janin.

6.  Membantu Mengontrol Kadar Kolesterol

Selain produksi darah yang terjaga selama masa kehamilan, kadar kolesterol dalam tubuh juga perlu diperhatikan. Apabila kadar kolesterol jahat meningkat padahal ia sedang hamil, masalah kesehatan yang lebih kompleks mungkin bisa terjadi. Oleh sebab itu, asupan makanan yang dapat mengikat kolesterol jahat sangat diperlukan.
7.  Membantu Pembentukan Tulang dan Gigi

Salah satu manfaat bengkoang untuk ibu hamil maupun janinnya adalah untuk membantu proses pembentukan tulang dan gigi. Tulang dan gigi membutuhkan asupan kalsium agar terbentuk sempurna dan kuat. Agar penyerapan kalsium dapat optimal, mineral lain juga dibutuhkan dalam hal ini. Kalsium dan jenis mineral penting tersebut salah satunya bisa didapatkan melalui bengkoang ini.

8.  Sebagai Antioksidan

Mineral maupun vitamin yang terdapat dalam bengkoang juga dapat berfungsi sebagai antioksidan penting bagi ibu maupun janin yang dikandungnya. Antioksidan tersebut akan sangat membantu memerangi bakteri, virus, maupun mikroba lainnya yang masuk ke tubuh dan dapat menyebabkan timbulnya penyakit.

9.  Melindungi Tubuh Dari Infeksi yang Berbahaya Bagi Janin

Radikal bebas yang masuk bersama udara atau media lainnya ke dalam tubuh juga perlu diatasi agar tidak menyebabkan masalah kesehatan pada wanita yang hamil serta janin yang sedang dikandungnya. Nutrisi dalam bengkoang ini juga akan membantu meminimalisir timbulnya infeksi jika pada suatu kali wanita hamil tersebut terluka dan sebagainya.

10.  Mengatasi Mual dan Gejala Morning Sickness Lainnya

Walaupun tidak memiliki peran aktif, manfaat bengkoang bagi ibu hamil dalam membantu mengatasi gejala morning sickness seperti mual juga penting untuk diketahui. Masalah yang biasa terjadi pada awal kehamilan tersebut akan bisa diminimalisir dengan konsumsi bengkoang yang kaya vitamin dan mineral. Buah ini juga bisa menggantikan kebutuhan energi ketika ibu hamil sedang tidak nafsu makan.

11.  Mengatasi Sembelit

Pada masa-masa tertentu, wanita yang sedang hamil mungkin akan mengalami sembelit atau susah buang air besar. Oleh sebab itu, konsumsi buah dan sayur yang kaya serat perlu lebih diperhatikan. Dalam menu camilannya, Anda bisa menambahkan bengkoang yang juga mengandung serat untuk dikonsumsi. Dengan begitu, masalah sembelit akan bisa diatasi.

12.  Mengoptimalkan Asupan Kalsium yang Dibutuhkan Janin

Ada kalanya asupan kalsium yang masuk ke tubuh tidak akan bisa terserap secara optimal hingga ke janin. Oleh sebab itu, wanita yang sedang hamil juga membutuhkan asupan mineral lain seperti magnesium dan fosfor untuk membantu penyerapan kalsium. Saat kalsium terserap optimal, pertumbuhan dan perkembangan janin juga akan lebih optimal.

13.  Sebagai Makanan Sehat Selama Hamil

Manfaat selanjutnya adalah sebagai pendamping makanan sehat selama kehamilan. Wanita yang sedang hamil membutuhkan energi besar agar Ia dan bayinya bisa sehat dari hari ke hari. Oleh sebab itu, konsumsi makanan sehat yang diseimbangkan dengan buah seperti bengkoang hingga susu juga penting untuk diperhatikan.
14.  Melancarkan Sistem Peredaran Darah

Selain dengan berolahraga ringan, nutrisi dari makanan seperti bengkoang juga diperlukan agar sistem peredaran darah tetap lancar. Dengan sistem peredaran darah yang lancar, metabolisme dan aktivitas dalam tubuh bisa normal. Dengan begitu, masalah atau gangguan kesehatan bisa kecil resikonya untuk terjadi.

15.  Membantu Produksi Sel Darah Merah

Manfaat yang terakhir adalah membantu produksi sel darah merah. Karena kandungan zat besi dan mineral lainnya dari buah berwarna putih susu ini sangat dibutuhkan untuk membantu produksi sel darah merah, Anda bisa menjadikan bengkoang ini sebagai camilan buah yang sehat bersama buah-buahan lainnya.

Pada umumnya, bengkoang harus dikupas terlebih dahulu agar dapat dinikmati. Karena terkadang buahnya berukuran besar, akan lebih baik jika setelah dikupas, Anda mencuci dan memotongnya menjadi potongan dadu. Selain dimakan langsung, Anda juga bisa mengolah buah ini menjadi makanan atau minuman yang lezat dan menyegarkan.

Demikianlah informasi seputar manfaat bengkoang untuk ibu hamil. Semoga informasi ini bisa menambah wawasan Anda.